Pages

Labels

Powered by Blogger.
Showing posts with label Edukasi. Show all posts
Showing posts with label Edukasi. Show all posts

Monday, February 4, 2013

Peringkat Universitas Diindonesia Versi Webometrics

Popularitas tiga perguruan tinggi asal Indonesia UGM, ITB dan UI dilaporkan mengalami penurunan versi lembaga pemeringkat 4 International College & University (4ICU). Pada Top Ten 100 Asia, UGM hanya menempati posisi 53, ITB posisi 69, dan UI peringkat 85. Lembaga 4ICU melakukan pemeringkatan terhadap 11.160 perguruan tinggi dari 200 negara, termasuk 351 di antaranya perguruan tinggi asal Indonesia. Adapun peringkat didasarkan pada lima parameter, yaitu Google Pagerank, Alexa Traffic, Majestic SEO Reffering Domain, Majestic SEO Citation Flow, dan Majestic SEO Trust Flow yang mengukur antara lain popularitas website berdasarkan tautan, statistik kunjungan, jumlah situs lain yang memberikan tautan. Meski ITB, UGM dan UI tidak terhitung dalam 200 kampus terpopuler di Asia, namun ketiganya masuk dalam peringkat Top 10 di Indonesia. UGM menempati posisi pertama, peringkat kedua ITB, selanjutanya di posisi ke tiga UI, sedangkan posisi keempat Universitas Brawijaya. Peringkat ke lima ditempati Universitas Gunadarma, yang sekaligus menjadi satu-satunya kampus dengan status Perguruan Tinggi Swasta yang masuk dalam daftar 10 besar di Tanah Air. Adapun peringkat ke enam hingga 10 diisi Institut Pertanian Bogor, disusul Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Masih menurut 4ICU, Top 10 dunia seluruhnya diisi perguruan tinggi dari Amerika Serikat, antara lain MIT, Stanford, dan Harvard, mengalahkan dominasi China yang sebelumnya menempatkan tujuh perguruan tinggi. Adapun tiga besar kampus Asia terpopuler ditempati Univerity of Tokyo, National University of Singapore, dan Peking University.
Berikut adalah peringkat 50 besar perguruan-perguruan tinggi di Indonesia, seperti dimuat pada situs Webometrics:
1. Universitas Gadjah Mada (peringkat 379 dunia)             
2. Universitas Indonesia  (peringkat 507 dunia)            
3. Institut Teknologi Bandung (568 dunia) 
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (582 dunia)              
5. Universitas Pendidikan Indonesia (630 dunia)
6. Universitas Gunadarma (740 dunia)        
7. Institut Pertanian Bogor (764 dunia)        
8. Universitas Brawijaya (837 dunia)          
9. Universitas Sebelas Maret (883 dunia)          
10. Universitas Diponegoro (948 dunia)          
11. Universitas Airlangga (988 dunia)          
12. Universitas Padjajaran (990 dunia)
13. Universitas Hasanuddin (1.230 dunia)
14. Universitas Sriwijaya (1.263 dunia)        
15. Universitas Mercu Buana (1.277 dunia)      
16. Universitas Negeri Malang (1.435 dunia)          
17. Universitas Islam Indonesia (1.463 dunia)    
18. Universitas Muhammadiyah Malang (1.492 dunia)
19. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (1.543 dunia)
20. Universitas Kristen Petra (1.564 dunia)          
21. Universitas Komputer Indonesia/UNIKOM (1.637 dunia)
22. Universitas Ahmad Dahlan (1.652 dunia)         
23. Universitas Bina Nusantara (1.666)         
24. Universitas Udayana (1.668)         
25. Universitas Muhammadiyah Surakarta (1.687)
26. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (1.734)
27. Universitas Andalas (1.751)       
28. Universitas Lampung (1.765)          
29. Universitas Sumatera Utara (1.853)         
30. Universitas Negeri Yogyakarta (1.854)        
31. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (2.084)
32. Universitas Esa Unggul (2.121)
33. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AMIKOM (2.284)
34. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (2.365)
35. Universitas Negeri Semarang (2.397)
36. Universitas Surabaya (2.428)          
37. Universitas Trisakti (2.443)          
38. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta (2.764)
39. Universitas Narotama (2.809)  
40. Universitas Pendidikan Ganesha (2.884)          
41. Universitas Dian Nuswantoro (2.987)          
42. Universitas Terbuka (3.000)          
43. Universitas Jenderal Soedirman (3.182)          
44. Institut Sains & Teknologi Akprind (3.322)       
45. Institut Teknologi Telkom (3.451)
46. Universitas Negeri Papua (3.497)          
47. Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel (3.665)
48. Universitas Pancasila (3.665)          
49. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (3.717)
50. Universitas Negeri Padang (3.725)        

Friday, January 18, 2013

Kisi - Kisi UN SMA / SMK Sederajat 2013

kisi-kisi-smp-smasmk-plb-tahun-2012-2013 by

SMBPTN (Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Nasional) 2013


Seleksi Mandiri Bersama 2013 atau disingkat SMBPTN Tahun 2013 akan diterapkan mulai tahun ini sesuai yang di informasikan dan di umumkan oleh pihak dikti. Smbptn merupakan pengganti untuk snmptn 2013 tes jalur tulis yang telah dihapuskan mulai tahun ini oleh pihak dinas pendidikan. Namun demikian, sama seperti SNMPTN jalur tulis, SMBPTN 2013 juga tidak berbeda dengan ujian-ujian snmptn sebelumnya, bentuk soal, model soal akan sama seperti bentuk soal SNMPTN. Nah, bagi adik-adik lulusan tahun 2010, 2011, dan 2012 tidak usah khawatir akan ditiadakannya snmptn jalur tertulis tahun ini. karena sudah ada pengantinya yaitu Ujian SMBPTN 2013. Yang perlu adik-adik lakukan adalah belajar dan terus berlatih. miliki berbagai macam bentuk soal SNMPTN tahun sebelumnya, jangan malas untuk terus berlatih, Insya Allah adik-adik sekalian akan sukses. SNMPTN Tertulis pada tahun 2013 yang tidak diselenggarakan secara langsung oleh pemerintah Indonesia tentunya mengandung konsekuensi, salah satunya yaitu penggantian nama SNMPTN Tulis menjadi SBMPTN yang merupakan akronim dari Seleksi Bersama masuk Perguruan Tinggi Negeri. Seleksi inipun biayanya ditanggung oleh masing-masing peserta tes, tidak seperti SNMPTN 2013yang biayanya ditanggung oleh pemerintah. Sampai saat ini, ketentuan terkait penyelenggaraan SBMPTN 2013 masih sangat minim mengingat teknis SBMPTN ini masih dalam perumusan. Penyelenggaraannya pun dipastikan setelah prosesSNMPTN 2013 selesai. Kuota penerimaan mahasiswa baru dari jalur ini kemungkinan berkisar antara 20-40%, sedangkan peserta yang berhak mengikuti jalur ini adalah lulusan dari tahun 2011 hingga siswa yang akan mengikuti UN tahun 2013 ini. Sebagai tambahan informasi, walaupun SBMPTN ini tidak diselenggarakan langsung oleh pemerintah pusat, namun PTN peserta sekaligus penyelenggara seleksi SBMPTN ini  mencapai 61 PTN yang berarti hampir semua perguruan tinggi negeri dapat menerima mahasiswa baru dari jalur ini. 

Jadwal SNMPTN 2013 lengkap



JADWAL SNMPTN

Pengisian PDSS
17 Desember 2012 – 8 Februari 2013 dan  
Seleksi dilakukan secara bertahap, yaitu:selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester
Pendaftaran1 Februari – 8 Maret 2013
Proses Seleksi9 Maret – 27 Mei 2013
Pengumuman Hasil Seleksi28 Mei 2013
Pendaftaran Ulang yang Lulus Seleksi11-12 Juni 2013

PROGRAM STUDI DAN JUMLAH PILIHAN
  • Setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN yang diminati. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun. Apabila memilih lebih dari satu PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya.
  • Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) program studi yang diminati pada masing-masing PTN.
  • Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  • Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2013 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.
BIAYA PENDAFTARAN
PRINSIP DAN MEKANISME SELEKSI
Prinsip Seleksi
  • Seleksi dilakukan untuk mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya serta hasil ujian nasional.
  • Seleksi dilaksanakan dengan memperhatikan kinerja sekolah.
  • Seleksi dilaksanakan secara objektif, adil, dan akuntabeldengan menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh PTN masing-masing.
  • Hasil seleksi tidak harus memenuhi daya tampung apabila pelamar tidak memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.
Mekanisme Seleksi
  • Tahap pertama, siswa pelamar akan diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  • Apabila siswa pelamar tidak terpilih pada PTN pilihan pertama, maka akan diikutkan pada seleksi tahap kedua di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.
LAMAN RESMI DAN ALAMAT PANITIA PELAKSANA
  • Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  • Alamat Panitia SNMPTN 2013: Direktorat Pendidikan, Gedung Rektorat ITB lantai 4, Jl.Tamansari No.64 Bandung 40116. Telp/Fax. (022) 2530689.
LAIN-LAIN
  • Siswa yang akan melanjutkan studi di PTN tetapi terkendala dengan biaya dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi yang informasinya dapat diakses di laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  • Segala perubahan ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2013 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Prosedur Operasional Baku (POB) SNMPTN Tahun 2013.


Syarat Dan Ketentuan SNMPTN 2013



KETENTUAN UMUM DAN PERSYARATAN

Ketentuan Umum
  • SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya.
  • Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak sekolah dan prestasi akademik siswanya.
  • Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  • Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  • Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.

Ketentuan Khusus

Persyaratan Sekolah

Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:
  • SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri.
  • Telah mengisi PDSS.
  • Terdaftar sebagai peserta Ujian Nasional (UN) 2013.

Persyaratan Siswa Pelamar

Pendaftaran
  • Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir yang mengikuti UN pada tahun 2013.
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS.
  • Memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah.
  • Memiliki prestasi akademik di sekolah pada semua semester.
Penerimaan
Lulus dari Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2013, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

TATA CARA MENGIKUTI SNMPTN

Pada dasarnya semua siswa kelas terakhir yang mengikuti UN pada tahun 2013 berhak mengikuti SNMPTN. Untuk mengikuti SNMPTN, harus melalui 2 (dua) tahap yaitu pengisian PDSS dan pendaftaran.

Pengisian PDSS

  • Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui lamanhttp://pdss.snmptn.ac.id.
  • Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan untuk melakukan verifikasi.
  • Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
  • Bagi siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.

Pendaftaran

  • Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password, yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTNhttp://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  • Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan. Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  • Kepala Sekolah harus memberi rekomendasi kepada siswa yang sudah mendaftar SNMPTN.
  • Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada lamanhttp://www.snmptn.ac.id.
  • Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

Thursday, January 17, 2013

Jangan Salah Pilih Sekolah Untuk Buah Hati


Tahun ajaran baru masih akan dimulai beberapa bulan lagi. Namun, kesibukan memilih sekolah yang tepat untuk anak sudah dimulai bahkan sejak bulan November tahun lalu. Open house sekolah untuk menarik minat orangtua dan anak bergantian digelar setiap pekan. Anda sebagai orangtua tentu juga tak ingin sembarangan mencari sekolah untuk sang buah hati. Pasalnya, memilih sekolah yang tepat, terutama taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD), merupakan “investasi jangka panjang” bagi masa depan anak-anak. Berbagai pilihan pun disuguhkan di depan mata. Kali ini, pilihan tak cuma soal biaya dan jarak tempuh seperti yang dilakukan orangtua kita dulu saat kita kecil. Di kota-kota besar, pilihan tak sesederhana itu lagi meski keduanya juga tetap menjadi faktor pertimbangan utama. Anda tak lagi hanya mendengar nama sekolah negeri dan sekolah swasta. Kita kian sering mendengar ragam sekolah, seperti sekolah unggulan, sekolah internasional, sekolah berbasis agama, sekolah dengan asrama, sekolah alam, sekolah bilingual, atau kombinasi antara dua dan tiga kategori ini. Lantas, mana yang harus dipilih? Psikolog dan pengamat pendidikan anak, Seto Mulyadi, mengatakan bahwa saat ini muncul berbagai macam sekolah dengan metode pengajaran yang beragam pula. Ini membuat pertimbangan orangtua untuk memilih sekolah tidak lagi sederhana. Pria yang akrab dipanggil Kak Seto ini mengatakan, ragam sekolah yang muncul sebenarnya bermaksud mencoba menjawab harapan orangtua yang tidak terpenuhi dari sekolah publik yang sudah ada sebelumnya. Pada umumnya, sekolah-sekolah alternatif baru itu menawarkan konsep yang sama, yaitu mengedepankan kemampuan verbal anak dan mengasah kreatifitas anak. Namun, Kak Seto mengingatkan untuk tidak teriming-imingi promosi program unggulan ini dan itu di suatu sekolah. Menurutnya, di tengah tawaran-tawaran yang menggiurkan, orangtua harus memegang prinsip ini dalam mengambil keputusan. Kak Seto mengatakan, orangtua bisa menekan kemungkinan dampak anak menjadi enggan bersekolah atau school-phobia. Kenali kebutuhan anak Anda dan carilah sekolah yang membuat anak bisa belajar dengan menyenangkan dan tidak stres. Anak pun perlu dilibatkan dalam mencari sekolah. Selain itu, jangan paksakan anak bersekolah bila belum cukup umur. Seperti dikatakan psikolog anak, Roslina Verauli, pertimbangkan usia dalam memutuskan anak sudah perlu pendidikan formal atau belum. Anda mungkin melihat anak sudah lebih cerdas daripada anak seusianya sehingga merasa perlu menyekolahkannya. Namun, bisa jadi itu bukan pertimbangan yang baik untuk masa depannya.